Bersama Untuk Kesejahteraan

Pandeyan- Dinding penahan tanah (talud) adalah bangunan yang berguna untuk memperbesar tingkat kestabilan tanah. Pada umumnya, dinding ini dibangun di daerah-daerah yang kondisi tanahnya masih labil. Kebanyakan dinding penahan tanah terbuat dari pasangan batu kali yang diperkuat campuran semen, pasir, dan air. Selain itu, bahan baku untuk membuat konstruksi ini juga bisa berasal dari mortar, beton, kayu, dan sebagainya.

Fungsi talud yang utama ialah untuk menahan tanah yang terletak di belakangnya, melindungi kondisi tanah di depannya, dan mencegah timbulnya bahaya longsor. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti berat tanah, berat benda, dan berat air yang terlampau berlebih. Sedangkan kegunaan talud secara khusus antara lain sebagai pelindung area tebing, pemelihara sarana dan prasarana, serta pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan

Pemerintah Desa Pandeyan sebagai desa yang memiliki potensi pertanian mengalokasikan dana desa dan dana bantuan Bupati untuk membangun talud jalan. Talud selain dapat menahan erosi tanah, talud juga berfungsi sebagai pembatas antara tanah milik warga dengan tanah untuk jalan. Tujuan pembangunan talud tersebut adalah sebagai aluran irigasi yang digunakan oleh petani untuk mengairi area persawahannya.

Daerah Desa Pandeyan yang di bangun talut yakni dukuh Menjing dan dukuh Garen dan telah dilaksanakan pada akhir November 2016 dengan proses pembangunan selama delapan belas hari. Talud tersebut memiliki panjang 265 meter, dengan tinggi 90 cm, lebar bawah 60 cm, lebar atas 30 cm, serta memiliki volume 105 meter kubik.

Berita Terkini
Bersama Untuk Kesejahteraan
Jumat 14 Juli 2017
Jalan Nyaman di Dukuh Garen
Jumat 14 Juli 2017